9 Makanan Penyebab Alergi yang Sering Terjadi

donutmedialab.com — Makanan tertentu bisa menimbulkan reaksi alergi yang sangat berbahaya, apalagi mengancam nyawa, bagi lebih dari satu orang. Untuk itu, penting jelas jenis makanan apa saja yang dapat menimbulkan reaksi alergi.

Bagaimana makanan bisa menyebabkan alergi?

Pada dasarnya, alergi makanan bisa muncul implikasi platform kekebalan tubuh yang mengira bahwa zat di dalam makanan, terutama protein, berbahaya bagi tubuh. Platform kekebalan bertugas untuk melindungi tubuh dengan memproduksi antibodi yang akan mengidentifikasi dan menghancurkan kuman seperti bakteri atau virus penyebab penyakit.

Mengutip website The American College of Allergy, Asthma, Immunology, pada tubuh orang yang miliki alergi, antibodi bernama Immunoglobulin E (Ige) salah menganggap protein didalam makanan sebagai ancaman.

Lalu, Ige pun bergerak menuju sel-sel untuk melepas lebih dari satu bahan kimia, salah satunya adalah histamin. Histamin inilah yang membawa dampak munculnya lebih dari satu besar gejala reaksi alergi implikasi makanan.

Histamin sebabkan pembuluh darah mekar supaya memicu kulit di sekitarnya lebih merah dan membengkak. Senyawa ini juga mempengaruhi saraf pada kulit supaya mengakibatkan gatal. Tak sekedar itu, histamin menambah jumlah lendir yang diproduksi didalam lapisan hidung agar menimbulkan rasa gatal atau sensasi terbakar.

Ada juga jenis alergi makanan lain yang tidak lewat mediator Immunoglobulin E. Pada jenis ini, alergi disebabkan oleh beragam sel pada platform kekebalan tubuh. Gejala reaksi alergi ini muncul lebih lama dan biasanya akan menimbulkan gejala berupa reaksi pada saluran pencernaan seperti muntah, kembung, dan diare.

Daftar makanan penyebab alergi beserta alergennya

Berikut daftar makanan yang paling kerap sebabkan reaksi alergi. Reaksi yang ditimbulkan berasal berasal dari respons imun tubuh pada alergen yang terdapat pada makanan itu.

1. Produk susu

Susu hewani punya kandungan protein bernama kasein. Protein ini bisa disalahartikan sebagai virus atau bakteri oleh tubuh. Hal inilah yang jadi penyebab alergi makanan.

Apabila kamu mempunyai alergi susu, kamu juga harus menghindari mengkonsumsi makanan berikut ini.

  • Beberapa merek tuna mengandung kasein.
  • Beberapa daging olahan mengandung kasein.
  • Non dairy” produk kadang-kadang mengandung bahan-bahan susu.
  • Beberapa obat tanpa resep dengan laktosa.
See also  6 Benefits of Tomatoes for the Face and How to Use Them

2. Telur

Telur merupakan makanan yang sering jadi penyebab alergi dikarenakan takaran protein albumin yang terdapat pada putih telur. Bagi kamu yang punyai alergi telur, sebaiknya juga menghindari jenis makanan lain yang berbahan dasar telur.

Hindari makanan berikut jika Kamu miliki alergi telur:

  • marshmallow,
  • mayones,
  • meringue,
  • frosting pada cake,
  • produk daging kemasan atau diproses, dan
  • vaksin tertentu (minta keterangan dokter Anda).

3. Daging

Proses memasak daging akan melepaskan banyak protein yang dapat membuat alergi. Tak sekedar itu, daging mamalia punya kandungan antibodi alami bernama galactose-alpha-1 atau alpha-gal.
Ketika alpha-gal berinteraksi dengan karbohidrat, hal ini akan menimbulkan gejala, seperti gatal di semua tubuh, ruam kulit, atau sakit perut.

Jenis daging yang kerap jadi penyebab alergi makanan adalah daging sapi. Tetapi, tidak menutup barangkali bahwa daging lainnya bisa membawa dampak alergi daging, seperti daging ayam, bebek, babi, atau kambing.

4. Kacang-kacangan

Tak cuman reaksi yang mudah, alergi kacang bisa membawa dampak anafilaksis atau atau reaksi alergi yang mengancam nyawa. Sebagian gejalanya meliputi penyempitan saluran udara, pembengkakan di tenggorokan yang menyebabkan sulit bernapas, syok tekanan darah, hingga kehilangan pencerahan.

Kacang umumnya terdapat di dalam selai, es krim, sereal, dan roti. Kacang juga bisa saja terdapat pada:

  • dressing salad, yang mungkin mengandung minyak kacang,
  • bumbu masak yang sering mengandung kacang tanah, dan
  • permen dengan nougat.

5. Makanan laut

Alergi seafood atau makanan laut merupakan salah satu alergi yang paling umum berlangsung. Kira-kira, ada kira-kira 1% berasal dari semua populasi di dunia yang punya alergi ini. Alergen protein yang terdapat di dalam satu kelompok makanan laut pun tidak selalu serupa dengan yang lain.

Oleh sebab itu, ada seseorang yang sebatas alergi pada ikan, ada juga seseorang yang mempunyai alergi ikan dan kerang. Alergi seafood bisa membawa dampak gejala enteng, seperti sesak ruam dan gatal, muntah, dan diare. Akan tapi, seafood juga bisa membawa dampak reaksi anafilaksis.

6. Sayuran nightshade

Ternyata, sayuran juga bisa jadi penyebab yang mengakibatkan reaksi alergi, terutama sayuran yang termasuk di dalam jenis nightshade. Sayur nightshade adalah sayur jenis Solanaceae. Kebanyakan sayuran jenis ini tidak dapat dikonsumsi dan apalagi ada sebagian yang mematikan jika dimakan, seperti flora belladonna.

See also  7 Wrong Diet Habits and Signs Your Diet Is Not Right

Meski demikian, ada sebagian jenis nightshade yang bisa dimakan, di antaranya adalah kentang, tomat, terong, dan paprika. Sayangnya, sayuran nightshade mempunyai kandungan senyawa alkaloid yang bisa menimbulkan reaksi alergi.

7. Gandum

Munculnya alergi gandum berlangsung implikasi protein albumin, globulin, gliadin, maupun gluten yang terdapat pada sumber karbohidrat kompleks ini. Protein yang masuk ke di dalam tubuh pun sebabkan platform kekebalan tubuh menghasilkan antibodi untuk menyerangnya.

Akibatnya, timbullah gejala alergi makanan, seperti gatal-gatal atau ruam kulit. Kebanyakan alergi gandum menyerang anak-anak dan umumnya dapat menghilang sejalan dengan bertambahnya usia.

8. Kedelai

Kebanyakan alergi kedelai berjalan pada bayi, namun reaksi alergi ini akan menghilang sejalan dengan pertambahan usia. Meski demikian, ada juga orang dewasa yang masih mempunyai alergi kedelai.

Kedelai jarang menimbulkan reaksi yang parah, seringnya pengaruh yang akan muncul sebatas berupa ruam atau gatal-gatal di lebih kurang mulut. Tapi, jika kamu mempunyai asma atau alergi lain, kamu barangkali bisa mengalami gejala yang lebih berat.

Sebagian makanan yang harus diperhatikan jika kamu mempunyai alergi kedelai, yaitu:

  • makanan panggangan dalam kemasan.
  • saus kemasan,
  • pengganti daging,
  • edamame (seluruh kacang polong),
  • tahu,
  • miso, dan
  • tempe.

Kamu juga perlu mewaspadai makanan yang mempunyai kandungan hydrolyzed vegetable protein (Hvp), textured vegetable protein (Tvp), lecithin, dan monodiglyceride.

9. Buah

Siapa sangka bahwa buah juga bisa jadi salah satu makanan penyebab alergi? Alergi buah juga sering disebut sindrom alergi berkaitan dengan mulut atau pollen-food allergy syndrome. Pasalnya, ada lebih dari satu buah yang mempunyai kandungan protein yang sama dengan protein serbuk sari.

Tidak cuman itu, alergi lateks bisa jadi penyebab kamu mengalami alergi buah. Jika reaksi muncul sesudah makan pisang atau alpukat, mungkin hal ini berlangsung karena protein di dalam buah itu serupa dengan protein lateks.

See also  Signs of Cosmetic Allergy, What to Watch Out for?

Untungnya, reaksi alergi buah biasanya sekedar terjadi selama lebih dari satu detik atau menit. Protein di dalam buah dapat terpecah dengan lebih cepat oleh air liur supaya kamu tak memerlukan perawatan spesifik.

Cari mewaspadai makanan penyebab alergi

Produsen seharusnya mencantumkan keterangan bahwa produknya memiliki kandungan alergi.
Sebagai contoh, kamu bisa saja lihat tulisan “Product ini punya kandungan kacang kedelai” pada kemasan. Ini berfungsi untuk menginformasikan kepada mereka yang punyai alergi kacang.

Alergen yang umum ditemukan didalam makanan biasanya berasal berasal dari kacang, susu, telur, kacang pohon, ikan, kerang-kerangan, kedelai, dan gandum. Jika makanan mempunyai kandungan ikan, krustasea, dan pohon kacang-kacangan, produsen juga perlu memberitahukannya.

Menurut U.S. Food and Drug Administration, asupan di atas menyumbang 90 % persoalan alergi makanan. Untuk menghindari paparan alergi pada makanan, bacalah label dengan hati-hati. Produsen makanan juga harus menggunakan istilah “Susu” pada product yang mempunyai kandungan kasein.

Hal ini berfungsi untuk memberi peringatan kepada mereka pemilik alergi protein susu. Tidak cuman itu, komposisi makanan bisa berubah. Jangan berasumsi bahan-bahan yang familier didalam makanan bebas berasal dari alergen.

Kamu harus memeriksanya sehingga tetap aman. Ketika makan di luar, jangan pernah makan makanan yang kamu tidak percaya bebas berasal dari alergen. Karyawan restoran biasanya bersedia membantu kamu.

Hal yang harus diingat jika Anda memiliki alergi makanan

Untuk menahan alergi makanan, kamu bisa mengganti bahan makanan pemicu alergi dengan pilihan lainnya. Jika kamu miliki alergi pada susu sapi tetapi tidak alergi pada kacang-kacangan, alternatifnya kamu bisa mengkonsumsi susu botani seperti susu kedelai atau susu almond.

Untuk mengganti keperluan asupan zat gizi pada makanan beralergen, kamu bisa minum suplemen yang dapat menyuplai asupan vitamin dan takaran gizi lainnya. Penyebab alergi makanan bisa membuat reaksi enteng sampai mematikan.

Untuk itu, mencermati kadar makanan sebaik barangkali sehingga kamu bisa menghindari alergen. Beritahu pula orang terdekat kamu untuk mengenali tanda-tanda reaksi alergi. Mereka juga harus tahu cara menghadapi suasana darurat alergi makanan.

Check Also

Latest Developments About Mysterious Hepatitis in Children

Latest Developments About Mysterious Hepatitis in Children

donutmedialab.com — Latest Developments About Mysterious Hepatitis in Children. Mysterious hepatitis in children is now a hot topic of conversation around the world. The World Health Organization (WHO) stated that the Extraordinary Event (KLB) in this acute hepatitis case attacked children in Europe, America and Asia, whose cause had not been known since April 15, [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.